Asian Para Games 2018 Vs RS: Buzzer Belum Move On

Oleh: Ismail Fahmi

Kemarin malam APG atau Asian Para Games 2018 dibuka. Banyak yang  terharu, menangis, mewek, melihat pemandangan saat opening ceremony. Sangat menyentuh. Terutama ketika Jokowi dipanggil Bulan, untuk turun dari tempatnya menuju panggung. Lalu menerima sebuah kotak dari Bunga yang berisi sebuah kata. Seolah Bunga ingin berkata, "Aku Bisa!" melalui  tulisan "ABILITY". Sebelumnya, isu hoax RS (Ratna Sarumpaet) telah membanjiri timeline semua kanal media. Nah, bagaimana keadaan para netijen sekarang, ketika perhelatan akbar Asian Para Games sudah  dimulai? Apakah mereka mulai meninggalkan isu RS, dan bersama-sama melihat sajian sportivitas dalam pertandingan ini? Kita lihat data DE.

DATA

Untuk mengetahui bagaimana kedua topik ini diperbincangkan, kita monitor keywords "ratna" dan "sarumpaet," dan dibandingkan dengan "para  games" beserta hesteknya.

TREN

Dari grafik tren seminggu terakhir, tampak volume percakapan tentang RS yang sangat tinggi. Dan tentang APG nyaris ndak kelihatan awalnya. Namun, mulai kemarin, tren tentang RS mulai turun secara signifikan, dan tentang APG naik pesat. Hari ini APG melebihi percakapan tentang RS. Terutama di kanal Instagram dan Twitter. Siapakah yang terlibat aktif dalam percakapan di sana? Khususnya Twitter yang paling ramai?

SNA  

Dari peta SNA gabungan kedua topik, kita lihat ada 4 clusters. Yaitu cluster (1) Pro Oposisi, (2) Pro Petahana, (3) Jokowi beserta lembaga dan komunitas sport Indonesia, dan (4) komunitas internasional dari fans EXO dan para games. Cluster 2 dan 3 berdekatan, karena mereka sharing sebagian follower.

Dari warna node user, cluster 1 dan 2 banyak bercakap tentang RS, dan cluster 3 dan 4 tentang APG. Ternyata cluster 2 dan 3 yang keduanya dekat dengan petahana meski berdekatan, mereka  sibuk akan dua hal yang berbeda. Sementara itu cluster 1 dari oposisi hampir tak minat dengan topik APG. Mereka fokus dengan isu RS. Kita lihat peta SNA per topik. Untuk SNA khusus terkait APG, tampak ada 2 clusters, yang sama dengan cluster 3 dan 4 sebelumnya. Tak tampak top buzzer dari kubu petahana  yang aktif. Hanya akun Jokowi bersama akun Menpora, panitia APG, dan komunitas sport Indonesia seperti badminton yang aktif, beserta followers-nya. Cluster satunya adalah dari komunitas para games international dan fans  EXO, grup band yang lagunya digunakan dalam opening ceremony.

Untuk SNA khusus tentang RS, ada dua clusters besar yang sama-sama aktif.  Yaitu cluster pro oposisi dan pro petahana. Di antara mereka ada akun Mbah Sudjiwo Tedjo, jadi information arbitrage alias wasit. Tampaknya para top buzzer kedua kubu ada di  sini. Mereka masih belum bisa move on dari topik soal RS.  

INFLUENCERS

Top influencers untuk isu RS jelas banyak berisi para top buzzer kedua kubu. Sedangkan untuk topik APG mereka tak tampak.

CLOSING

Ironis. Mereka yang memiliki disabilitas menyatakan dengan lantang bahwa mereka memiliki ABILITY untuk berprestasi dan meraih mimpi.  Sebaliknya, mereka yang sempurna malah mempertontonkan DISABILITY untuk move on dari kubangan kebohongan dan hoax yang dibuat RS.