Dukung Rupiah: Para Pemimpin Harus Memberi Contoh

Oleh: Ismail Fahmi

Lanjutan pengamatan Drone Emprit (DE) tentang rupiah. Yang sempat melemah melawan dolar. Sebelumnya dari peta SNA tampak hanya cluster pro oposisi yang merasa bahwa isu rupiah ini penting, sementara pro pemerintah masih adem.

Sekarang bagaimana statusnya? Apakah cluster pro pemerintah mulai memberi perlawanan atau kontra narasi? Apa saja narasi yang mereka sampaikan? Apa yang dibutuhkan publik dalam situasi seperti ini? Bagaimana dengan para tokoh dan pemimpin dalam menyikapi hal ini?

DATA

Seperti sebelumnya, kita gunakan kata kunci 'rupiah' saja, tanpa filter. Dari grafik tren seminggu terakhir, kita lihat tren percakapan terus naik. Kemarin masih tertinggi, dan kemungkinan hari ini juga masih tinggi. Total mention di media online sebanyak 20k, dan di Twitter 180.1k.

Dan kita ambil data dari periode 5-7 September, untuk melihat perkembangan setelah laporan sebelumnya.

SNA

Dari peta SNA dua hari terakhir, kita lihat situasinya sudah berubah. Sebelumnya hanya cluster oposisi yang aktif, sekarang cluster pro pemerintah sudah cukup besar ukurannya. Mereka mulai memberi perlawanan dengan membangun kontra narasi.

Jumlah node atau akun di cluster pemerintah ini tampak kalah jauh dibanding cluster oposisi. Namun, top user yang mendapat retweet paling tinggi berada dalam cluster ini, seperti @Greschinov 4,280, @RustamIbrahim 4,076, dan @Dennysiregar7 3,405. Sedangkan top user dari cluster oposisi terdapat @Kings4fir 2,626, @Ndon08 2,502, @maspiyuuu 2,391, @fadlizon 2,328, dan @RajaPurwa 2,287.

TOPIK MEDSOS

Bagaimana narasi yang mereka sampaikan? Tiga most retweeted statuses berasal dari cluster pro pemerintah. Mereka memberikan kontra narasi atas serangan dari cluster oposisi. Dalam kontra narasi ini, mereka banyak memberi penjelasan tentang sudah bekerja kerasnya pemerintah, bagaimana mekanisme penurunan rupiah terjadi, dan bahwa rupiah dan situasi masih aman tidak perlu panik.

@Greschinov "Rupiah bisa naik-turun itu gimana sih mekanisme-nya?" Aku bakal jelaskan pakai bahasa sederhana. Ngga ada bahasa teknis ala ekonomi di sini. Bahkan pedagang pasar pun bisa ngerti. a thread
@RustamIbrahim Membandingkan krisis 1998 dengan 2018 bodoh namanya 1998 Rupiah terjun bebas 600% (2.500 ke 15.000) Sukubunga 45% Inflasi 77% 2018 Rupiah anjlog 10% Sukubunga 5.5% Inflasi 3.5% Lain kali jika ingin membodohi rakyat, jangan pula jadi bodoh. cari perbandingan lebih masuk akal
@Dennysiregar7 "Bang, dollar sekarang sudah 15 ribu rupiah.." "Trus, harga beras naik ?" "Nggak.." "Harga cabe naik ??" "Ngga ya..… https://t.co/AAo6sg67Dt
@Je_Ly Guys.. kita simak ini dulu yuk...� Rame banget di luar ttg kenaikan US$ thd IDR - yg nadanya sbgian besar sinis. Kita belajar sama2 yah � Bagaimana tindakan pemerintah "Presiden @jokowi & ibu Sri Mulyani itu sdh bekerja keras u/ mempertahankan rupiah tak makin terpuruk." https://t.co/5fMaZ1FmBP
@pratamarangga65 Ayo yg punya dollar segera tuker ke rupiah, yg mau jalan2 ke luar negeri di tunda dulu, yg mau beli ini itu tunda dulu, yuk bantu pemerintah biar Rupiah kembali normal. #DukungRupiahDukungNKRIhttps://t.co/XmYEGTgQL0
@hariadhi PLS RT: Manteman yang butuh bahan berdebat sama kampret soal RUPIAH, silakan akses kerdus biru https://t.co/Bfp72Izug5 ya. Buka Folder [[Ekonomi|Rupiah]]. Di sana lengkap bahan debat, tinggal sedot #dukungRupiahDukungNKRI #PondasiEkonomiKuat#RupiahLongsorHTIKesohor https://t.co/0EGLdE1TJ2

Selain narasi yang menjelaskan bahwa kondisi baik-baik saja dan aman, juga ada ajakan untuk membantu pemerintah melalui hestek #DukungRupiahDukungNKRI. Mengajak rakyat untuk menukar dolar ke rupiah. Bahan materi untuk menghadapi kubu oposisi sudah disiapkan dalam folder yang siap digunakan dalam diskusi atau debat.

Sedangkan dari kubu oposisi, mereka mendapat bahan kritikan baru berdasarkan kritik dari seorang profesor Applied Economist @JohnsHopkins.

@steve_hanke #Indonesian President Joko Widodo said that external factors were behind the #rupiah's fall to 20-year lows. What… https://t.co/BtmO4vpRaY

Twit ini banyak di-retweet oleh kubu oposisi.

Narasi lain dari cluster ini:

@Kings4fir Seandainya Hari ini Pilpres, Dengan Rupiah 15,000 /US Dollar, Pilih Capres mana yang bisa menekan Dollar dan mengua… https://t.co/fWADQFnUk4
@Ndon08 #RupiahLongsorJokowiLengser Kwik Kian Gie Soal Rupiah: Penguasa Tak Paham Praktik Ekonomi https://t.co/mV9rpZHJDJ
@maspiyuuu Medali Asian Games meningkat: Yg hebat Jokowi Pembangunan Tol meningkat: Yg hebat Jokowi Saat rupiah jeblok: �Yg salah Turki �Salah The FED �Perang Dagang China �Krisis Argentina �Pokoke faktor eksternal, mbuh kepriben carane #Masih200
@Ritha_Nadhira Di saat rupiah ambruk ke Rp 15.000 malah pasang baliho kampanye dimana-mana. Enggak malu apa ya, ngatasi rupiah sa… https://t.co/ROVx9QrjTy
@RabbaniProjects Tatkala diingatkan utang dan potensi rupiah yang terus anjlok, pemerintah @jokowi dan pendukungnya selalu katakan aman dan tak perlu dikhawatirkan Sekarang, saat kondisi makin mengkhawatirkan, mereka bilang : apa yang bisa rakyat lakukan untuk bantu pemerintah. Menggelikan!!

Selain mengamplifikasi opini dari ahli ekonomi seperti Kwik dan Steve Hanke, juga ada sorotan atas sikap tokoh pemerintah yang mulai kampanye pasang baliho, dan meminta rakyat untuk membantu seperti menukar dolar.

HASHTAGS

Top hashtags dari Twitter memperlihatkan pertempuran dua narasi: #RupiahLongsorJokowiLengser vs #DukungRupiahDukungNKRI. Hashtags pertama dari kubu oposisi, yang menekan pemerintah. Hashtags kedua dari kubu pemerintah, yang meski ajakannya bagus namun sering diiringi oleh serangan balik ke kubu oposisi. Akibatnya hashtags ajakan dukung rupiah ini hanya berputar dalam cluster pemerintah saja.

TOPIK MEDIA ONLINE

Dari Topic Map, kita bisa lihat bagaimana peta pemberitaan. Hari ini, ajakan koalisi Jokowi untuk tukar dolar AS ke rupiah ramai-ramai mengemuka. Mereka mengajak rakyat untuk tukar dolar.

Sementara itu, sebelum ada ajakan ini, Sandi sudah menukarkan 30% dari tabungan dolarnya ke rupiah.

@detikcom "Saya udah mengkonversi simpanan saya ke rupiah, ini waktunya sama-sama membela negara, jangan sampai terpecah belah,..." kata Sandi. https://t.co/MMqcm3XeGj
@maspiyuuu INDEF: Bila Orang Terkaya RI Ikuti Langkah Sandi, Rupiah Bisa Menguat https://t.co/V2Pft2b3xy https://t.co/3IWbVYYSAL
@republikaonline Sandi: Kemarin Tukar Uang Asing, Hari Ini Rupiah Menguat https://t.co/Xc0AiCEHRJ
@GardaIndonews Kuatkan Rupiah, Sandi Tukarkan Dolar Ajak Jokowi dan Para Pengusaha Mencontohnya https://t.co/UpeYC1ws6I

Namun aksi contoh dari Sandi ini bukan tanpa kritikan. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengapresiasi aksi jual dolar yang dilakukan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno. Namun, agar tidak dipandang sebagai pencitraan, Sandiaga ditantang mengkonversi seluruh hartanya ke rupiah. (Medcom)

Para tokoh oposisi sebenarnya sudah memberi respons yang bagus menghadapi rupiah ini. Mereka tidak menyerang Jokowi dan pemerintahannya, malah mengajak mendukung.

@republikaonline Kubu Prabowo-Sandi Dukung Pemerintah Atasi Pelemahan Rupiah https://t.co/mHlQkusqAB
@CNNIndonesia Pesan Prabowo soal Rupiah Lemah: Jangan Serang Pemerintah https://t.co/tOlb3B9H08
@rinadamayanti76 Prabowo Doakan Jokowi Mampu Atasi Pelemahan Rupiah https://t.co/o98eMM676A #LINETODAY

CLOSING

Cluster oposisi terus memberikan tekanan dan kritikan kepada pemerintah. Dan cluster ini telah dihadapi oleh buzzer dari cluster pro pemerintah. Bahan materi untuk kontra narasi sudah siapkan dengan sangat rapi. Tinggal unduh dan menggunakannya.

Kedua kubu di atas tidak ada nuansa atau semangat untuk menyatukan. Keduanya bersemangat saling menjatuhkan. Kubu oposisi tugasnya memang mengkritik. Dan cluster pemerintah ternyata tugasnya 'menggebuk' pengkritik dari oposisi ini.

Benar, bahwa keberhasilan dan kedamaian Indonesia tidak bisa diserahkan kepada para buzzer. Bahkan untuk isu 'Rupiah' yang bakal mengenai seluruh rakyat pun, mereka saling serang.

Siapa yang kita butuhkan sekarang?

Kita butuh kehadiran pemimpin. Pemimpin yang menyatukan kedua cluster. Pemimpin bagi seluruh rakyat.

Dan dalam hal rupiah, kita butuh contoh dari pemimpin. Cinta rupiah, dukungan pada rupiah tidak cukup dengan dipromosikan lewat infografis, meme, dan narasi para buzzer. Pemimpin harus memberi contoh.

Sejauh ini belum ada contoh seperti yang dilakukan Sandi oleh pemimpin lain untuk menukar dolar ke rupiah. Belum ada berita simbolis dari Jokowi, Sri Mulyani, Luhut Binsar Pandjaitan (LBP), dan para tokoh lain yang menukar dolar mereka ramai-ramai ke rupiah.

Ini perlu dilakukan, agar ajakan berkorban ini bukan hanya untuk rakyat yang kebanyakan tak punya dolar.