Oleh: Ismail Fahmi

Setelah berminggu-minggu kita dihadapkan dengan isu Papua, tampak kemarin (6 September) tren isu ini mulai turun. Ada isu baru yang sedang naik, yaitu ESEMKA. Hari ini (7 Sep) kecenderungannya naik mengalahkan isu Papua.

ESEMKA: WAR ZONE LAMA YANG BERSEMI KEMBALI

Tampak dari  SNA, cluster pro Oposisi dan pro Pemerintah bertarung opini. Akun-akun top influencer keduanya turun gunung.

Top influencer memperlihatkan kedua cluster didukung oleh para jawara masing-masing.

TOP TWIT

Dari top twit tampak Pak @jokowi berharap ada efek berantai bagi industri pemasok lokal lainnya. Akun @permadiaktivis memanfaatkan isu ESEMKA untuk menyindir @aniesbaswedan dengan Gabion.

Akun @rockygerung menekankan ESEMKA bukan mobnas yang kemudian diserang netizen bhw memang bukan mobnas.   Akun @Dennysiregar7 memanfaatkan isu ESEMKA untuk menyindir "kampret" soal @jokowi bohong.

Akun @KingPurw4 membandingkan ESEMKA dengan Changan Star dari China. Sedangkan @Fahrihamzah menyoroti pindahnya hak merek ESEMKA ke tangan swasta.

CLOSING

Baik top influencer yang mendukung pemerintah maupun oposisi, sama-sama menggunakan isu ESEMKA untuk saling menyerang lawan. Keduanya tidak ada yang membangun kebanggaan. Kasihan ESEMKA yang produknya jadi kontroversi. Padahal, pembeli butuh "bangga" dengan produk yang dipakai.