Oleh Windo W

Hari ini Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2019-2024, Joko Widodo dan Maa’ruf Amin, dilantik. Bagaimana situasi percakapan netizen di media sosial soal terkait pelantikan presiden dan wakil presiden ini? Drone Emprit sudah mengumpulkan data dengan menggunakan kata kunci pelantikan.

Dalam seminggu terakhir hingga hari pelantikan, tampak tren perbincangan terus meningkat. Puncaknya, pada hari ini, tanggal 20 Oktober, saat hari pelantikan. DE khusus melihat pada hari ini untuk memantau situasi percakapan tentang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

VOLUME DAN TREN PERCAKAPAN

Volume percakapan hari ini cukup tinggi, 119,3k. Tren perbincangan terus naik dan puncak percakapan terjadi sore hari saat pelantikan hingga usai. Setelah itu, perbincangan sudah mulai turun.

INTERAKSI PERCAKAPAN

Interaksi percakapan tidak terlalu tinggi, hanya 2.12. Selain pola retweet, pola mention juga banyak.. Biasanya, pola mention yang banyak ada indikasi ada anomali dalam percakapan. Namun, dilihat dari bot analysys, akun-akun yang terlibat tidak didominasi akun-akun bot, melainkan akun-akun dengan perilaku human. Ini terlihat dari total author by bot score, yang dominan terlibat dalam percakapan merupakan akun-akun dengan bot score 0-1. Ini mengindikasikan useryang terlibat dalam percakapan cenderung dengan perilaku human ketimbang bot. Demikian pula dilihat dari total bot by bot socre, yang menunjukkan bot score 0-1.

TAGAR PERCAKAPAN

Tagar-tagar yang muncul dalam percakapan membawa narasi yang saling berlawanan. Paling dominan diwarnai oleh narasi yang menyambut pelantikan dengan positif, yakni #BangunNEGERIyangAMAN yang didominasi percakapan soal TNI- Polri Siap amankan pelantikan Presiden & Wakil Presiden dan  #CongratsJokowiMarufAmin yang didominasi percakapan ucapan selamat. Narasi yang menyambut pelantikan dengan nada negatif seperti r #PestaRakyatNKRI, yang diwarnai percakapan soal video-video protes masyarakat sipil sejak tahuun 1966,   #MATIKANTVSEHARIAN yang berisi percakapan soal pengamanan pelantikan yang dianggap berlebihan, serta #PresidenAlamGaib berisi percakapan-percakapan sindiran untuk pelantikan presiden terpilih.

TOPIK PERCAKAPAN

Dilihat dari 10 twit teratas (yang paling banyak diritwit), ada empat topik percakapan yang paling banyak mewarnai percakapan. Empat topik itu yakni soal ucapan selamat untuk presiden terpilih, soal pengamanan pelantikan yang dinilai berlebihan, soal pelantikan yang dilakukan mengapa di hari libur dan bukan di hari kerja, serta pasca pelantikan Jokowi harus memmbuktikan bahwa ia masih layak dipercaya.

@moonriver365: @jokowi Saya mengucapkan selamat atas pelantikan sahabat baik saya Bapak Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia.소중한 친구 조코 위도도 인도네시아 대통령님의 취임을 축하합니다. https://t.co/jUvaEJFVkB  20/Oct/2019 09:10 WIB
@agung_faysm: Rakyat HarusTau Nih..Pemenang 55,5% suara..Pengamanan Rasa NOL% suara..!!Setuju Silahkan RT Pegiat HAM Soroti Pengamanan Berlebihan di Pelantikan Jokowi https://t.co/mJnkcYvuRp. 19/Oct/2019 22:55 WIB
@temponasional: Amnesty: Pelantikan Jokowi Dulu Diarak, Sekarang Dikawal Aparat https://t.co/cESQmygYUD.20/Oct/2019 07:32 WIB
@ustadtengkuzul:  Apakah ada pelantikan Pejabat dilakukan di Hari Libur?Pelantikan Kepala Sekolah, Kepala Dinas, Kepala Rumah Sakit, Lurah, Camat, Walikota, Bupati, Gubernur, Ketua DPR/MPR dll. Semua Dilantik pd Hari Kerja, selama 74 tahun ini. Wajar jika banyak pihak HERAN. Jangan antikritik. 20/Oct/2019 10:40 WIB
@ernestprakasa: Sulit sekali menyambut pelantikan Jokowi dengan rasa antusiasme. Ya sudah selamat bekerja, Pak. Buktikan bahwa Anda masih layak dipercaya. 20/Oct/2019 18:21 WIB

ANALISIS

Netizen menaruh perhatian soal pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Dalam seminggu terakhir, tampak ada tren kenaikan yang konsisten dalam percakapan. Khusus buat hari pelantikan pada tanggal 20 Oktober ini, perhatian makin tinggi, dan dari tren terlihat percakapan terus meningkat hingga sore hari saat pelantikan usai.

Kendati volume percakapan khusus hari pelantikan presiden dan wakil presiden tinggi, tidak demikian dengan interaksi percakapannya. Interaksi percakapan tidak tinggi. Dilihat dari bot score yang mengindikasikan percakapan tidak banyak diwarnai perilaku bot, tampaknya memang netizen selain meretwit, juga banyak yang langsung membicarakan soal pelantikan dengan membuat status baru.

Percakapan diisi oleh perang tagar. Yang pro dan senang dengan pelantikan Jokowi-Maaruf menggunakan tagar  #BangunNEGERIyangAMAN, #CongratsJokowiMarufAmin dan lain-lain, sementara sebaliknya yang tidak menggunakan menyuarkan dengan   #MATIKANTVSEHARIAN dan #PresidenAlamGaib.

Isu yang muncul selain ucapan selamat, juga sorotan soal pengamaan pelantikan yang berlebihan, pelantikan di hari libur, serta pasca pelantikan Jokowi harus membuktikan bahwa ia masih layak dipercaya. Sebagian isu yang muncul tersebut juga terlihat dalam perang tagar dalam percakapan.

Di antara narasi-narasi yang berkembang itu, tampaknya yang perlu diperhatikan oleh Presiden dan Wakil Presiden terpilih adalah soal bahwa Jokowi harus membuktikan pasca pelantikan bahwa ia masih layak dipercaya. Ini karena narasi-narasi yang lainnya akan tenggelem bersama pelantikan yang sudah usai. Pasca pelantikan, justru narasi tentang bahwa Jokowi harus bisa membuktikan bahwa ia masih dapat dipercaya, akan terus muncul dan itu sangat penting untuk dibuktikan sebagai pemimpin terpilih

Penutup

Selamat kepada Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024,  Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maa’ruf Amin. “Pesta” (pelantikan) telah usai, saatnya mulai bekerja kembali.