SENTIMEN PUBLIK TERHADAP PENETAPAN YAQUT CHOLIL SEBAGAI TERSANGKA KASUS KORUPSI KUOTA HAJI OLEH KPK
Isu korupsi kuota haji mendominasi percakapan publik sepekan terakhir.
Bagaimana peta sentimen & diskursusnya?
Simak analisis lengkapnya!
by DE (@ismailfahmi)
Penetapan tersangka eks Menag Yaqut terkait korupsi kuota haji 2024 memicu reaksi keras. Kebijakan bagi rata kuota tambahan dinilai melanggar UU & mencederai jemaah reguler. Isu integritas & kriminalisasi politik mencuat.
Bagaimana metode analisisnya?
Analisis ini membedah isu, tren, & sentimen publik di X, FB, IG, YouTube, TikTok, & Berita Online (8–13 Jan 2026). Fokus pada penetapan tersangka Yaqut dengan kata kunci terkait skandal haji.
Seperti apa ringkasan datanya?
Isu ini menuai ribuan mentions. Sentimen positif (dukung KPK) mendominasi: 93,4% (berita) & 75,8% (medsos). Publik soroti pelanggaran kuota & harta, meski ada bantahan dari kubu Yaqut.
Apa temuan utama pertama?
Publik dukung KPK menahan tersangka demi keadilan 8.400 jemaah. Lonjakan harta & jejak digital pidato antikorupsi Yaqut jadi senjata delegitimasi integritasnya. Kemarahan memuncak.
Adakah temuan spekulasi politik?
Spekulasi keterlibatan politik tingkat tinggi (Jokowi-MBS) muncul. Sikap PBNU netral, kontras dengan GP Ansor yang membela. Di akar rumput, narasi "karma" & sanksi sosial menguat.
Apa pendapat tokoh tentang ini?
KPK tegaskan bukti kuat. Gus Yahya (PBNU) serahkan pada hukum tanpa intervensi, senada dengan GP Ansor. DPR mendesak pengusutan tuntas siapapun yang terlibat skandal ini.
Bagaimana pandangan tokoh lain?
PKB dukung proses hukum. Pengamat & MAKI desak pasal pencucian uang (TPPU) & usut aliran dana. Sejarawan sayangkan hilangnya moralitas di kementerian yang seharusnya suci.
Apa kesimpulan utamanya?
Dukungan mutlak bagi KPK menahan tersangka mendominasi. Sorotan utama: pelanggaran kuota 50:50 & anomali kekayaan. Respons institusi terbelah (PBNU vs Ansor) di tengah spekulasi politik.
Berapa volume percakapannya?
Total percakapan mencapai 20.433 mentions dengan interaksi fantastis 29,9 juta. Angka ini bukti besarnya atensi & keterlibatan emosional publik pada kasus korupsi haji ini.
Kapan puncaknya terjadi?
Berita memuncak 9 Jan saat pengumuman tersangka. Medsos meledak 11 Jan merespons detail perkara: pembagian kuota sepihak & narasi keterlibatan nama Presiden Jokowi.
Bagaimana peta narasi di X?
Terbagi 4 klaster: Pendukung Yaqut (kriminalisasi), Pro-KPK (sorot harta/korban), Media (fakta hukum), & Publik Umum (sindiran beban politik & korupsi berulang).
Siapa pemengaruh utamanya?
Influencer pro-KPK didominasi aktivis & publik kritis. Kubu pembela dimotori loyalis organisasi. Peta ini tunjukkan pertarungan narasi sengit: integritas vs solidaritas.
Bagaimana sentimen Berita & X?
Media online 93% dukung KPK. Di X, 66% positif dukung KPK (sorot kemunafikan & harta), sementara 13% negatif membela kebijakan kuota sebagai diskresi sah.
Bagaimana sentimen FB & IG?
Facebook (73% pro-KPK) ramai narasi "karma" & kritik gaya hidup. Instagram (81% pro-KPK) fokus dukungan DPR & nasib jemaah. Pembelaan Yaqut minim di kedua platform.
Apa kata YouTube & TikTok?
YouTube (89% pro-KPK) bahas modus & dukungan Mahfud MD. TikTok (92% pro-KPK) paling keras, menuntut hukuman karena jemaah gagal berangkat & viralkan ironi pidato Yaqut.
Emosi apa yang dominan?
'Anticipation' dominan menanti penahanan. 'Anger' meluap karena kerugian jemaah antre lama. 'Surprise' muncul melihat lonjakan drastis harta kekayaan Yaqut.
Apa isu teratasnya?
Isu utama: Pelanggaran kuota 50:50 yang tak adil. Publik desak penahanan segera. Dugaan 'kickback' swasta juga disorot, memicu desakan pasal pencucian uang.
Isu lainnya apa?
Sikap netral PBNU kontras dengan pembelaan Ansor. Spekulasi politik tingkat tinggi (Jokowi-MBS) ramai. Ironi integritas Yaqut yang dulu vokal anti-korupsi jadi sindiran.
Siapa influencer top di X?
Top 5 influencer didominasi pendukung pemberantasan korupsi seperti Dandhy Laksono & Umar Hasibuan. Akun publik umum juga vokal, tanda isu meluas ke berbagai kalangan.
Bagaimana statistiknya?
Dandhy Laksono memimpin interaksi, disusul tokoh kritis NU. Akun media seperti Kumparan & Kompas juga masuk, tanda peran pers besar. Akun pembela kalah dominan.
Siapa berpengaruh di FB?
Akun "Sefruit Fakta" & "Beritasatu" memimpin interaksi dukung kasus. Opini personal soal rekam jejak korupsi Kemenag juga viral. Pembelaan ada tapi minoritas.
Bagaimana dengan Instagram?
Akun kutipan @AHQUOTE raih interaksi tertinggi (183k). Akun berita & agregator mendominasi, membuktikan visual & headline berita jadi pemicu utama engagement di IG.
Siapa jawara YouTube?
@Millenialzkece memimpin dengan konten kegagalan jemaah. Media mainstream seperti Tribunnews & TVOne mendominasi, tanda publik cari validasi berita visual resmi.
Siapa penguasa TikTok?
Akun @zetzzs raih 3 juta views dengan sindiran "Masuk neraka jalur VIP". Kreator TikTok viralkan narasi emosional nasib jemaah & ironi korupsi agama secara masif.
Unggahan apa yang viral di X?
Unggahan Dandhy Laksono soal ironi "ormas terima tambang vs jemaah gagal haji" paling banyak dibagikan. Narasi lain: perbandingan perlakuan hukum dengan kasus HRS.
Apa lagi yang viral?
Breaking news tersangka viral. Kritik tajam internal NU (Umar Hasibuan) & analisis Roy Murtadho soal jargon "NKRI Harga Mati" sebagai kedok korupsi banyak di-share.
Ada narasi kezaliman?
Narasi "kezaliman" thd jemaah & ormas lain mencuat. Spekulasi keterlibatan Jokowi banyak dibagi. Netizen juga bandingkan minimnya pembelaan publik vs kasus Lembong.
Bagaimana respons personal?
Sindiran personal ibadah muncul. Akun oposisi framing keterlibatan Jokowi, tapi ada juga yang setuju pendapat bahwa penetapan ini janggal (pola pikir kritis).
Apa pos paling viral?
Akun Gelora News dominan dengan angle: kenangan penolakan UAS, harta meroket, & terseretnya nama Jokowi. Audiens X tertarik sisi ironi & koneksi politik kasus ini.
Status FB mana yang juara?
Fakta kegagalan 8.400 jemaah jadi konten terpopuler. Sejarah kelam korupsi Menag juga viral. Status pembelaan berbasis maqashid syariah masuk top list meski minoritas.
Bagaimana di Instagram?
Akun @AHQUOTE memimpin dengan diskusi publik. Narasi empati thd jemaah gagal berangkat mendulang banyak like, mengalahkan berita teknis. Visual & emosi sangat efektif.
Video YouTube apa yang hits?
Video nasib ribuan jemaah gagal berangkat paling ditonton. Hubungan kekerabatan Yaqut-Gus Yahya juga menarik minat tinggi, selain berita formal dari media TV.
Konten TikTok mana yang FYP?
Konten satir "Masuk neraka jalur VIP" & "Setega ini" jadi juara. TikToker fokus aspek emosional & moralitas, mengutuk dampak korupsi thd jemaah lansia yang gagal haji.
Kata apa yang mendominasi?
Kata "KPK", "Haji", & "Kuota" mendominasi, tegaskan fokus publik pada substansi. Diskursus juga kuat bahas peran PBNU & dugaan "kickback", tanda pemahaman publik mendalam.
Tagar apa yang dipakai?
Tagar politis serang pemerintah (#JokowiLuhutPembohong) bersaing dengan tagar kasus. Tagar tandingan (#KamiBersamaGusYaqut) kalah dominan dibanding desakan hukuman.
Media mana yang aktif?
Media mainstream nasional (Liputan6, Kumparan, Kompas) jadi sumber utama. Bloomberg Technoz muncul, tanda aspek ekonomi/bisnis kuota haji juga mulai dilirik.
Apa topik beritanya?
Pemberitaan pusatkan penetapan tersangka & pelanggaran kuota. Topik turunan kuat: respons PBNU yang "lepas tangan" & pemeriksaan pengurusnya, soroti dimensi organisasi.
Contoh berita positifnya?
Berita positif diwakili pernyataan Jubir KPK soal kecukupan alat bukti. Dukungan politik muncul dari DPR yang desak pengusutan tuntas, perkuat legitimasi langkah KPK.
Link: https://x.com/DroneEmpritOffc/status/2011388669891162279