Setahun Anies Baswedan: Gabener atau Goodbener?

Oleh: Rachmat Kurniawan

Genap sudah setahun Anies Baswedan memimpin Ibukota, tertanggal 16 Oktober kemarin. Apakah yang lebih menonjol dari Anies: sebagai gabener (alias tidak benar; julukan yang dimunculkan oleh pihak kontra Anies) ataukah goodbener (alias gubernur benar; julukan yang diberikan pendukung Anies)? Untuk itu, kita lihat perbincangan publik di media sosial terkait setahun kepemimpinan Anies. Juga, dimonitor pemberitaan di media online terkait setahun Anies mengomandoi Jakarta.

Untuk memonitor tersebut, Drone Emprit (DE) telah membuat sebuah projek untuk memantau pemberitaan di media online dan media sosial terkait setahun Anies. Data diperoleh dengan menggunakan kata kunci: Anies, gabener, goodbener. Diikuti kata kunci filter: tahun, setahun, evaluasi. Pemantauan dilakukan dalam kurun 10-17 Oktober 2018.

DATA

Volume dan Tren

Berdasarkan data DE, total volume berdasarkan mention di pemberitaan media online dan perbincangan media sosial adalah 14.396. Perinciannya, volume mention di media online sebesar 917, Twitter 13.230, Facebook 161 (sampling), Youtube 50 (sampling), dan Instagram 38 (sampling).

Tren pemberitaan dan perbincangan menunjukkan pola grafik yang tak jauh berbeda. Sebelum hari “H” (setahun Anies memimpin Jakarta), pemberitaan di media online menyangkut Anies sudah muncul. Terutama, sehubungan program-program Anies: pembangunan baru stadion Persija, Program OKE OCE, atau Program DP NOL. Begitu juga di perbincangan. Sebelum hari H, telah muncul perbincangan menyangkut Anies. Akun-akun (di Twitter) umumnya me-retweet pemberitaan dari media online terkait Anies, hasil polling di media sosial, dan jajak opini di media sosial tentang kepuasan atas kinerja/program Anies. Respons yang muncul ada yang positif dan negatif (menyikapi setahun kepemimpinan Anies). Puncak pemberitaan dan perbincangan terjadi pada 16 Oktober, tepat setahun Anies memimpin DKI. Selepas hari itu, 17 Oktober, pemberitaan dan perbincangan menurun.

Most Retweet

Dari most retweet statuses, ada tiga tipe users (akun) yang menonjol berdasarkan isi status. Pertama, akun yang memberitakan keberhasilan dan kegagalan Anies. Ini datang dari akun-akun media online. Akun-akun media online ini merupakan akun-akun paling dominan masuk di daftar most retweet. Ada @TirtoID, @SINDOnews, @geloraco, @VIVAcoid, @republikaonline, @mediaindonesia, @merdekadotcom, dst.

@TirtoID : Selama setahun pemerintahannya, Anies membalikkan semua kebiasaan pemerintahan Ahok di Balai Kota. https://t.co/GukpWrIMHX https://t.co/4YIeimQXKt
17/Oct/2018 12:11 WIB
@SINDOnews Setahun Pemerintahan Anies, Ekonomi Jakarta Tumbuh Kondusif https://t.co/58LGSmh1JC
16/Oct/2018 22:40 WIB
@geloraco Setahun Anies, Jakarta Lebih Nyaman Bagi Rakyat Kecil https://t.co/WYwwdPshBm 10/Oct/2018 16:38 WIB
@VIVAcoid: Setahun Anies Pimpin Jakarta, Berita Penggusuran Jarang Terdengar https://t.co/mY408EvaFz
14/Oct/2018 16:11 WIB
@republikaonline: Setahun Anies, Fahira: DKI Lebih Nyaman Bagi Rakyat Kecil https://t.co/45jyXWTZxR
10/Oct/2018 19:23 WIB
@mediaindonesia : Setahun Berlalu, Naturalisasi Sungai Versi Anies Belum Jelas https://t.co/nLSvncfz5p
16/Oct/2018 10:06 WIB
@merdekadotcom : Setahun pimpin Jakarta, janji Anies soal Kepulauan Seribu dinilai hanya akrobat kata https://t.co/3ZvMWkcafW. 15/Oct/2018 20:52 WIB

Kedua, akun yang membuat polling dan jajak pendapat (opini) terkait kepuasan atas kinerja Anies. Di antara akun tersebut @PollingLagi, @CNNIndonesia, @OPINI_id dan @RadioElshinta.

@OPINI_id: Yuk lirik program-program Gubernur Anies setelah pimpin Jakarta selama 1 tahun #politik #Jakarta https://t.co/0fogj82G3h
16/Oct/2018 15:05 WIB
@CNNIndonesia: Hari ini, 16 Oktober 2018 menandakan satu tahun kepemimpinan Anies Baswedan di @DKIJakarta. Bagaimana Anda menilai kinerja Anies dalam satu tahun ke belakang? Tuliskan opini Anda pada kolom komentar. #CNNIndonesia #CNNOpini.
16/Oct/2018 08:21 WIB
@PollingLagi : Setahun Anies Baswedan memimpin, Jakarta Lebih Nyaman Bagi Rakyat Kecil Menurut anda ? Fakta ( Retweet ) Hoax ( Like )
@RadioElshinta : Hari ini (16/10/2018) genap satu tahun pemerintahan DKI Jakarta di bawah pimpinan Anies Baswedan. Bagaimana pendapat Warganet Jakarta? #PollingElshinta

Ketiga, akun yang mencuit penilaian mereka terhadap kinerja Anies. Akun-akun ini menyertai link pemberitaan untuk mendukung penilaian masing-masing. Di antaranya, paling menonjol, adalah @fahiraidris dan @GunRomli. Mereka beberapa kali mengunjuk twit terkait Anies dengan “atribusi” yang berbeda. Atribusi positif terhadap Anies datang dari @fahiraidris, yang negatif dari @GunRomli.      

@fahiraidris : Setahun Anies, Fahira: DKI Lebih Nyaman Bagi Rakyat Kecil, baca @republikaonline https://t.co/AmLNbUTcBX
11/Oct/2018 13:45 WIB
@GunRomli: Sampai hari ini belum ada dari @aniesbaswedan & Tim nya yg mampu membantah tulisan saya ini 👉 1 Tahun Anies Berkuasa: Tipu-tipu Penghentian Reklamasi https://t.co/DlpBJ4zeo6 karena memang benar adanya, 3 pulau reklamasi yg sudah jadi, tetap komersil, tdk dicabut izinnya 😀
17/Oct/2018 10:22 WIB

SNA

Dari peta SNA berdasarkan pola retweet, ada dua klaster. Klaster pro dan kontra Anies. Klaster yang pro nampak lebih besar ketimbang yang kontra.

ANALISIS

Setahun Anies memimpin Kota Jakarta menjadi perhatian di pemberitaan media online dan di perbincangan media sosial. Atribusi yang muncul menyangkut kepemimpinan Anies selama setahun tersebut ada yang negatif dan positif. Yang mencuatkan kritik maupun yang menyuarakan dukungan terhadap Anies sudah mulai muncul beberapa hari sebelum hari H (setahun Anies memimpin Jakarta), dan puncak pemberitaan dan perbincangannya terjadi pada 16 Oktober. Hari di mana Anies genap setahun jadi DKI Satu.

Yang mengkritik ataupun yang mengapresiasi pencapaian Anies memimpin Jakarta selama setahun mengemukakan pandangan sesuai dengan frame masing-masing. Pemberitaan media online dan hasil polling di media sosial dalam hal ini jadi sarana justifikasi pendapat mereka. Ini membentuk kemudian dua polar interpretasi. Kepemimpinan Anies di Ibukota: (1) gagal dan (2) berhasil. Lalu, manakah yang lebih kuat di antara dua polar tersebut?

Di lihat di perbincangan media sosial, gambaran mana yang lebih kuat di antara dua polar tersebut dapat ditengok dari peta SNA. Dari peta SNA, berdasarkan pola retweet, tampak yang pro (keberhasilan Anies) lebih besar ketimbang yang kontra. Dengan ucap lain, klaster dari gabenerAnies (kontra Anies) tidak lebih besar dari klaster goodbener Anies (pro Anies). Di titik ini, Anies bisa tersenyum. Kendati, tengah ‘menjomblo’ karena belum jua ada pendamping (Wagub). Bertahan lama atau sejenakah senyum Anies itu? Kita lihat perkembangan pemberitaan dan perbincangan di momen-momen mendatang!

CLOSING

Pro kontra terhadap pencapaian kepemimpinan Anies akan terus berlanjut. Kepemimpinannya akan terus diuji. Dan keberhasilan Anies melewati ujian itu akan terlihat dari janji-janji kampanye Anies saat Pilkada lalu, apakah janji-janji itu satu per satu terealisasi di akhir masa jabatannya atau tidak.