SUMPAH PEMUDA: PUBLIK MASIH MENGINGAT DAN MENGGAUNGKAN SEMANGATNYA

Oleh Windo W

Hari ini diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Bagaimana awareness publik terhadap Hari Sumpah Pemuda dan apa saja pesan yang menonjol disampaikan? Untuk melihat itu, DE memantau percakapan publik khususnya yang tersaji di media sosial Twitter, khusus hari ini, 28 Oktober.

AWARENESS PUBLIK

Untuk melihat awareness publik terhadap Hari Sumpah Pemuda, kita lihat dulu volume dan tren percakapan. Tak kurang dari 88.0K twit hari ini muncul. Ini cukup tinggi. Percakapan Hari Sumpah Pemuda sudah mulai sejak pagi dan tren menunjukkan adanya kenaikan terus menerus hingga siang hari.

Pola retweet dan mention mewarnai percakapan. Biasanya, jika pola mention terlalu dominan, ada indikasi adanya anomali dalam percakapan. Namun, dalam konteks percakapan Hari Sumpah Pemuda, kita lihat dari bot anylisis, user yang dominan terlibat bukan akun-akun yang terindikasi bot, melainkan human sehingga percakapan ini walaupun interaksi rendah, tapi natural. Rendahnya interaksi percakapan lantaran  user langsung mentwit (mention) dan mengucapkan selamat Hari Sumpah Pemuda. Ini pola komunikasi yang lumrah dalam hari peringatan. User akan cenderung mengucapkan langsung (menulis status) ketimbang meretwit (menyampaikan ulang) twit user lain.

Dilihat dari persebaran percakapan, tampak percakapan tentang Hari Sumpah Pemuda hampir ada di tiap kota di Indonesia. Dari jejaring percakapan (SNA) dan top influencer, percakapan melibatkan beragam tipe user. Mulai dari kalangan musisi (@FiersaBesari), pemerhati bahasa (@ivanlanin), aktivis (@Dandhy_Laksono), pejabat atau tokoh publik (@aniesbaswedan, @susipudjiastuti) tokoh dan ormas agama (@gusmusgusmu, @nahdlatululama). Kementerian (@Kemhan_RI , @Kemdikbud_RI,), hingga komunitas olahraga (@BadmintonTalk, @PSSleman).

Dari data di atas, untuk menjawab pertanyaan bagaimana awareness publik terkait Hari Sumpah Pemuda, kita dapat tahu bahwa publik memiliki awareness yang cukup tinggi terhadap Hari Sumpah Pemuda. Diperlihatkan dari volume yang tinggi, percakapan yang sudah mulai dari pagi dan terus menanjak, pola penyebutan langsung dalam percakapan yang cukup mewarnai selain meretwit, penyebaran percakapan yang luas di pelbagai kota, dan beragamnya tipe user yang membincangkan Hari Sumpah Pemuda.

TOPIK PERCAKAPAN PALING MENONJOL

Untuk melihat topik percakapan yang menonjol, kita lihat daftar kata yang paling sering hadir dalam percakapan.

Dari daftar kata yang paling sering muncul, kata’ selamat’ menjadi kata yang paling banyak muncul. Ini menunjukkan netizen melakukan perayaan atau selebrasi ucapan memperingati Hari Sumpah Pemuda. Di luar kata selamat, kita juga lihat, ada kata bahasa, persatuan, bangsa, dan kebhinekaan. Topik terkait bahasa, persatuan, bangsa dan kebhinekaan menjadi topik menonjol dalam perbincangan. Bila menengok semangat sumpah pemuda, yakni soal persatuan dan kebhinekaan (bangsa/tanah air dan bahasa), tampak jelas netizen menjadikan semangat Sumpah Pemuda (persatuan dan kebhinekaan: bangsa, tanah air dan bahasa) menjadi topik percakapan. Ini mengindikasikan netizen tidak lupa semangat Sumpah Pemuda yang peringatannya jatuh hari ini.

Twit-twit yang menujukkan hal tersebut seperti pada twit berikut.

@ivanlanin: Sumpah Pemuda tidak mengikrarkan "membiarkan satu", tetapi membayankan "menjunjung bahasa persatuan". Itu menghargai keragaman bahasa Indonesia sekaligus penahbisan bahasa Indonesia sebagai pemersatu bangsa. Selamat Hari # SumpahPemuda2019. Lestarikan bahasa daerahmu. Merayap! 28 / Okt / 2019 07:58 WIB
@susipudjiastuti: Mari mengingat Sumpah Pemuda: Kita Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa. 28/Oct/2019 11:32 WIB
@JeromePolin: Selamat Hari Sumpah Pemuda! Kiranya intisari dari sumpah pemuda, yaitu persatuan Indonesia dapat terus kita wujudkan. Meskipun berbeda suku, ras, agama, dll, tapi kita semua saudara, kita semua satu, Indonesia! Merdeka! 28 / Okt / 2019 12:29 WIB

KESIMPULAN

Hari peringatan Sumpah Pemuda yang jatuh hari ini tak dilupakan oleh publik. Publik masih mengingat dan memiliki awareness yang cukup tinggi terhadap Hari Sumpah Pemuda. Semangat atau spirit Sumpah Pemuda juga masih melekat di benak publik. Peringatan Sumpah Pemuda dijadikan momen untuk menggaungkan spirit Sumpah Pemuda: persatuan dan kebhinekaan dalam aspek bangsa, tanah air dan bahasa. Jadi, pada momen Hari Sumpah Pemuda ini, dari data yang disampaikan tadi, publik masih mengingatnya sekaligus menggaungkan semangat Sumpah pemuda. Selamat Hari Sumpah Pemuda.