TREN DAN POPULARITAS SEBUTAN CEBONG, KAMPRET, BUZERP, DAN KADRUN

Drone Emprit selama 7 tahun merekam percakapan yang mengandung panggilan2 tersebut, dan terhitung sejak 1 Juli 2015 hingga sekarang, terkumpul 14 juta lebih percakapan di Twitter.

METODOLOGI
• Sumber: Twitter
• Periode: 1 Juli 2015 – 16 April 2022  
• Keywords: lihat tabel di bawah ini

TREN - ALL TIME  
Sejak 1 Juli 2015, tampak yang pertama muncul adalah panggilan "cebong", lalu "kampret", "kadrun", "buzzeRp", dan "buzzerRp".  Puncak panggilan "cebong" dan "kampret" tertinggi terjadi pada bulan April 2019, yaitu saat Pilpres 2019.

Pasca Pilpres 2019, tren kedua panggilan turun drastis. Namun kemudian muncul panggilan baru, yaitu "kadrun" pada akhir 2019, yang diikuti dengan panggilan "buzzeRp" dan variasinya "buzzerRp".

VOLUME – ALL TIME  
Total percakapan sejak 1 Juli 2015 untuk semua panggilan adalah 14,249,458 mention.  
Total untuk setiap panggilan:  
- cebong 4,67 juta
- kadrun 4,33 juta
- kampret 3,94 juta
- buzzeRp 943 ribu
- buzzerRp 352 ribu

TREN - 1 TAHUN TERAKHIR  
Dalam setahun terakhir pasca Pilpres (sejak 1 Januari 2021), penyebutan “kadrun” selalu yang paling tinggi dibandingkan penyebutan lainnya.   Tren penyebutan "cebong", "kampret", dan "buzzeRp" jauh di bawah "kadrun".

VOLUME - 1 TAHUN TERAKHIR  
Pasca Pilpres, hiruk-pikuk percakapan yang mengandung panggilan nama kelompok ini didominasi oleh panggilan terhadap “kadrun” 54%, “kampret” 17%, “buzzeRp 12% + buzzerRp 5%” 17%, lalu “cebong” 12%.

TREN - CEBONG  
Istilah ”cebong” sebagai "pendukung Jokowi" mulai banyak digunakan sejak Agustus 2015.   Selama ini istilah "cebong" dianggap terinspirasi oleh kodok yang dilepas Jokowi di kolam Istana Bogor (3 Jan 2016). Namun dari data DE, sebelum itu sudah digunakan.

MENELUSURI ASAL CEBONG  
Lebih detail, penelusuran di Twitter dengan QUERY "cebong jokowi since:2015-4-1 until:2015-8-31", ditemukan asosiasi "cebong" dengan pendukung Jokowi pada bulan Mei 2015.   Bulan Juni 2015 mulai digunakan, dan Agustus 2015 makin banyak ditemukan.

JOKOWI LEPAS KODOK (JAN 2016)  
Pelepasan kodok oleh Jokowi di Istana Bogor (3 Januari 2016) bukanlah awal atau asal-usul sebutan “cebong”.  
Saat itu sebutan ini sudah sangat popular, sehingga Kaesang pun membuat joke tentang ”kecebong” (1 Januari 2016).

SNA CEBONG – 1 TAHUN TERAKHIR  
Pasca pilpres, peta SNA setahun terakhir masih memperlihatkan klaster Kontra Jokowi paling kuat memanggil "cebong".   Dari Pro Jokowi ternyata ada klaster kecil yang turut memention panggilan ini.

TOP 5 INFLUENCER CEBONG SEJAK 1 JULI 2015  
Akun yang paling populer dalam penyebutan "cebong" adalah @RestyCayah, @TanYoana, @RajaPurwa, @anonLokal, @ekowBoy.   Banyak dari akun tersebut sudah tidak aktif.

TOP 60 INFLUENCER CEBONG SEJAK 1 JULI 2015  
Selengkapnya top influencer bisa dilihat di tabel ini. Yang tak tampak avatarnya, biasanya akun sudah tidak aktif.

DISTRIBUSI USER "CEBONG"  
Total terdapat 580 ribu lebih akun yang aktif dalam percakapan memention "cebong". Akun dengan follower 0-3 sebanyak 10,38%. Ada 82 akun dengan follower 1 juta lebih.

TREN KAMPRET  
Istilah “kampret” sebagai balasan atas panggilan “cebong” muncul bulan Oktober 2015. Kalau “cebong” hidup di air, kebalikannya “kampret” hidup di pepohonan secara terbalik.  Awalnya istilah kampret belum banyak digunakan. Baru pertengahan 2018 ramai digunakan.

CEBONG-KAMPRET KPOP  
Kalau cebong diasosiasikan dengan pendukung Jokowi, kampret untuk pendukung Prabowo, ternyata kedua istilah ini juga banyak digunakan oleh akun2 K-Pop.

SNA KAMPRET – 1 TAHUN TERAKHIR  
Panggilan "kampret" ternyata bukan monopoli klaster Pro Jokowi kepada klaster kontra, meski dari peta SNA tampak yang paling aktif. Panggilan ini juga banyak digunakan oleh netizen umum dan K-poppers.

TOP 5 INFLUENCER KAMPRET  
Akun yang paling sering menyebut "kampret": @ch_chotimah@Dennysiregar7@laskar_minang@TheArieAir@p3nj3l4j4h

TOP 60 INFLUENCER KAMPRET  
Selengkapnya top influencer "kampret" bisa dilihat di tabel ini. Yang tak tampak avatarnya, biasanya akun sudah tidak aktif.

DISTRIBUSI USER – KAMPRET  
Karena istilah "kampret" juga banyak digunakan oleh umum, akibatnya total user aktif sangat banyak, mencapai 1 juta lebih.   Yang menggunakan "kampret" untuk merujuk pada pendukung Prabowo mungkin separuhnya atau kurang. Lihat nanti bagian "kadrun".

TREND KADRUN  
Istilah “kadrun” pertama kali bukan dibuat oleh @Dennysiregar7, tetapi oleh @kebo_mangkrak dan @Manuputty1101 (Jan 2018).   Baru populer setelah DS menyebut “Kadal Gurun”, lalu oleh pendukungnya disingkat dengan "Kadrun", pada Agustus 2019.

MENELUSURI AWAL ISTILAH “KADRUN” (JAN 2018)  
Di Twitter, dengan QUERY: "kadrun since:2017-1-01 until:2018-1-30  -karun".  Istilah "kadrun" yang merujuk ke pendukung Prabowo ditemukan pertama kali pada Jan 2018.

AWAL ISTILAH “KADRUN” (nov 2018)  
Selanjutnya bulan November 2018 akun @SiharMHSitorus banyak menggunakan istilah ini. Belum banyak ditemukan akun lain yang turut menggunakan.

AWAL ISTILAH “KADRUN” (AUG 2019)  
Baru setahun setelah itu, bulan Agustus 2019, akun @Dennysiregar7 tegas menggunakan nama "Kadal Gurun" untuk merujuk ke klaster kontra. Lalu followernya mengusulkan istilah "Kadrun".   Sejak itu tren "kadrun" meningkat pesat (lihat grafik tren).

SNA KADRUN – 1 TAHUN TERAKHIR  
Pasca pilpres, peta SNA setahun terakhir masih memperlihatkan klaster Pro Jokowi paling kuat memanggil "kadrun".   Dari Kontra Jokowi ternyata ada klaster kecil yang turut memention panggilan ini juga.

TOP 5 INFLUENCER KADRUN  Akun yang paling influensial adalah: @Dennysiregar7@ChusnulCh__@ch_chotImah@AnakKolong_@Candraasmara85

TOP 60 INFLUENCER KADRUN  
Selengkapnya top 60 akun yang paling influensial dalam percakapan yang memention "kadrun" bisa dilihat di tabel ini.   Avatar yang hilang menandakan akun biasanya sudah tidak aktif.

DISTRIBUSI USER – KADRUN  
Total terdapat 354 ribu lebih akun yang aktif dalam percakapan memention "kadrun". Akun dengan follower 0-3 sebanyak 13.74%. Ada 45 akun dengan follower 1 juta lebih.

TREN BUZZERP  
Istilah “buzzeRp” dipopulerkan pertama kali oleh @Dandhy_Laksono dan @HokGie_ (2 Agustus 2019) ketika menyoroti serangan buzzer terhadap Sexy Killers.

AWAL ISTILAH BUZZERP  
Di Twitter dengan QUERY "buzzerp since:2017-1-1 until:2019-8-10 -from:buzzeRp_COSPLAY" ditemukan akun @Dandhy_Laksono pertama kali memention "buzzeRp" pada 2 Agustus 2019. Pada hari yang sama @HokGie_ juga menggunakan untuk konteks yang sama.

SNA BUZZERP – 1 TAHUN TERAKHIR  
Dalam setahun terakhir, hanya ada satu klaster yang aktif memention "buzzeRp" dan variasinya yaitu "buzzerRp". Mereka dari kalangan oposisi dan aktivis.   Klaster yang dipanggil "buzzeRp", yang dianggap dibayar jadi buzzer, tidak tampak dalam SNA.

TOP 5 INFLUENCER BUZZERP  
Akun yang banyak dapat respon ketika memention "buzzeRp" adalah: @msaid_didu@podoradong@Dandhy_Laksono@RamliRizal@PutraWadapi

TOP 60 INFLUENCER BUZZERP  
Selengkapnya daftar top influencer "buzzeRp" bisa dilihat di tabel ini.

DISTRIBUSI USER – BUZZERP  
Total terdapat 156 ribu lebih akun yang aktif dalam percakapan memention "buzzeRp". Akun dengan follower 0-3 sebanyak 7.22%. Ada 14 akun dengan follower 1 juta lebih.

KESIMPULAN  
1/ Tradisi penyebutan kelompok netizen dengan nama tertentu ini dimulai oleh panggilan ”cebong” dari pendukung Prabowo terhadap para pendukung Jokowi sejak Agustus 2015.

2/ Pelepasan kodok oleh Jokowi di Istana Bogor (3 Januari 2016) bukanlah awal atau asal-usul sebutan “cebong”. Saat itu sebutan ini sudah sangat popular, sehingga Kaesang pun membuat joke tentang ”kecebong” (1 Januari 2016).

3/ Istilah “kampret” sebagai balasan atas panggilan “cebong” muncul bulan Oktober 2015. Kalau “cebong” hidup di air, “kampret” hidup di pepohonan secara terbalik.

4/ Panggilan “cebong” dan “kampret” mencapai puncaknya pada bulan April 2019, yaitu saat Pilpres 2019.2515

5/ Istilah “kadrun” pertama kali dibuat oleh @kebo_mangkrak dan @Manuputty1101 (Jan 2018). Baru semakin popular pasca Pilpres setelah @Dennysiregar7 menyebut “Kadal Gurun” pada Agustus 2019, yang disingkat ”kadrun” oleh pendukungnya.

6/ Istilah “buzzeRp” dipopulerkan pertama kali oleh @Dandhy_Laksono dan @HokGie_ (2 Agustus 2019) ketika menyoroti serangan buzzer terhadap Sexy Killers. Sejak saat itu istilah ini dan variannya “buzzerRp” digunakan untuk memanggil buzzer yang dianggap dibayar oleh oligarki.

7/ Dalam periode 1 tahun terakhir setelah pilpres lewat (sejak Januari 2021 hingga April 2021), tradisi saling menyebut kelompok netizen dengan panggilan di atas masih terus berlangsung. Polarisasi yang dilabeli dengan nama2 ini terus berjalan dan seolah dipelihara.

8/ Pasca pilpres sebutan “kadrun” yang paling sering dilakukan (54%). Sisanya dibagi untuk sebutan “kampret”, “buzzeRp”, “buzzerRp”, dan “cebong”.

9/ Semakin sering panggilan-panggilan ini disebutkan, semakin polarisasi jadi besar dan terus terjaga. Berdasarkan data 1 tahun terakhir, penyebutan “kadrun” yang paling besar kontribusinya.

CLOSING  
Saya pribadi berharap para influencer, buzzer, fans, dan pendukung yang namanya ada dalam SNA kadrun, kampret, buzzeRp, buzzerRp, dan cebong, bersedia mengurangi volume suara panggilan yang berdampak negative bagi persatuan NKRI kita tercita ini.

Link: https://twitter.com/ismailfahmi/status/1515566143586521088