Oleh Windo W

Beberapa waktu lalu, beredar potongan isi video ceramah UAS (Ustad Abdul Somad) soal salib. Pro kontra lalu muncul. Drone Emprit membuat satu projek untuk memantau percakapan netizen terkait hal ini, khususnya di Twitter.  Untuk mengetahui itu, DE menarik data menggunakan setting kata kunci: salib, difilter dengan kata UAS, Somad, ustad abdul somad. Penarikan data dilakukan seminggu terakhir, 15 Agustus hingga 21 Agustus kemarin.  

VOLUME DAN TREN

Dari data yang berhasil ditarik, terdapat 34K kicauan menyangkut percakapan mengenai potongan ceramah UAS soal salib. Kita lihat tren percakapannya. Dalam seminggu terakhir, percakapan cenderung naik. Tapi, dua hari terakhir ini sudah mulai turun, tidak setinggi dua hari sebelumnya.

ENGAGAMENT TYPE

Bila memperhatikan engagement type, retweet merupakan pola percakapan paling dominan. Hampir sebagian percakapan menggunakan tipe ini. Adapun nilai interaction rate dalam seminggu terakhir cukup tinggi, yakni 11.

MOST RETWEET

Kita lihat percakapan populer berdasarkan twit yang paling banyak mendapat retweet. Dari twit yang memperoleh share terbanyak, tampak ada pro kontra menyikap isi video UAS. Pro kontra ini menggambarkan bagaimana pemaknaan berbeda dari netizen menyikapi isi atau potongan ceramah UAS.

Ada yang menekankan bahwa potongan ceramah UAS terkait salib merupakan wilayah domestik keyakinan agama masing-masing.

@Datok_Tamburin : Pendapat Pdt Hendri tentang Salib Jadi UAS benar ya ☺ Cuma sampai disitu , yang lain2 urusan keyakinan Agama masing2🙏🙏🙏https://t.co/40yJAkrXOb 18/Aug/2019 09:48 WIB
@MCAOps : Dilaporkan kaum Kafir terkait salib, Ustadz Abdul Somad: "Di video itu saya menjawab pertanyaan jamaah dalam kajian yang diadakan di Masjid Agung an-Nur Pekanbaru bertahun-tahun silam. Itu bukan event terbuka, tapi tertutup untuk kalangan Muslim." https://t.co/lBQz2PvR1h. 17/Aug/2019 20:55 WIB

Ada yang menekankan sebaliknya. Apa yang disampaikan UAS merupakan penistaan agama dan dapat memicu perpecahan antarumat beragama.

@TolakBigotRI : Kata Abdul Somad melihat Hukum Salib adalah melihat Jin Kafir. Astaga perkataan seperti ini tak layak disampaikan di mimbar masjid. Semoga Allah SWT mengampuni Abdul Somad. Ceramah seperti ini sangat menyinggung dan bisa menyebabkan perselisihan antar umat. Miris! https://t.co/z2Yo14LOzj. 16/Aug/2019 10:22 WIB
@Theo47354110 : AHOK BTP: Merendahkan Surat Al-Maidah ayat 51. Menanggap Surat Al-Maidah sebagai alat kebohongan. Ustad Abdul Somad: Menyebut Ada Jin Kafir di Patung Salib. Menurut anda, ucapan siapa yang masuk kategori penistaan agama? Ahok BTP (RT) Abdul Somad (Like) #somad https://t.co/yehdb16Vso. 17/Aug/2019 22:54 WIB

Selain pemaknaan dari sisi isi ceramah UAS, ada pula yang menekankan pada aspek lain, yakni pelaporan terhadap UAS. Pelaporan terhadap UAS terkait isi ceramah tersebut dimaknai sebagai tindakan bernuansa “politis” seperti tampak dari cuitan berikut yang membandingkan kasus UAS dengan beberapa kasus  sebelumnya yang juga sempat ramai pada momen di Pilpres kemarin atau dari pilihan diksi seperti ‘ditarget’.

@ekowboy2 : Viktor hina ajaran islam & hasut agama lain di muka umum= AMAN.Hasutan Mahfud, provinsi garis keras di tv nasional= AMAN.Sukmawati hina cadar & suara adzan di muka umum= AMAN.UAS jawab pertanyaan salib sesuai ajaran islam di kalangan sendiri= DILAPORKAN #KamiBersatuBersamaUAS. 18/Aug/2019 16:36 WIB
@ekowboy2: Dalam ajaran islam ada benda-benda yang menjadi sarang Jin diantaranya Patung, Salib, Lonceng, Jimat dan Anjing haditsnya sahih.. salahnya Ustad Somad dimana?? Gagal bubarin FPI, Gagal berhentikan Enzo, Kini Ustad Somad ditarget.. Kapan negeri ini mau damai!! 17/Aug/2019 19:34 WIB

SNA

Pro dan kontra sikap netizen menyangkut UAS tersebut terlihat juga dari peta SNA. Berdasarkan relasi retweet, kita dapat lihat kluster percakapan yang terbentuk. Ada tiga kluster terbentuk. Klaster pertama berisi dukungan terhadap UAS. Klaster kedua berisi sebaliknya. Klaster ketiga, yang diisi oleh aku-akun media online, dalam konteks ini berada pada posisi sebagai information arbitrage. Dilihat dari ukuran kluster, kluster pertama, yang berisi dukungan terhadap UAS, lebih tampak besar ketimbang kluster lain.

TAGAR

Dari tagar-tagar yang muncul juga menggambarkan pro-kontra. Tagar-tagar ini lebih banyak menyuarakan atau merespons soal pelaporan UAS. Ada yang membela UAS, dengan menggunakan #KamiBersatuBersamaUAS, #KamiBersatuKawalUAS, #UsutPenyebarVideoSalib, #saveUAS, #BelaUASBelaUlam. Ada pula yang mendorong proses hukum seperti #PenjarakanSomad. Tagar paling dominan dan banyak muncul yakni dukungan terhadap UAS.

ANALISIS

Ceramah salib UAS mendapat perhatian netizen. Terlihat dari tren percakapan yang cenderung naik pasca beredarnya potongan video ceramah UAS berisi soal salib dan interaction rate yang cukup tinggi.

Pro kontra mengomentari ceramah UAS bermunculan. Pro kontra tersebut juga menunjukkan pemaknaan yang berbeda antara netizen. Hal ini terlihat dari penonjolan isu yang muncul dalam percakapan netizen seperti terlihat dari percakapan populer. Ada yang menekankan pemaknaan bahwa ceramah UAS terkait salib merupakan wilayah domestik agama masing-masing, sebaliknya ada pula yang menekankan pada pemaknaan bahwa hal tersebut berupa penistaan dan dapat memicu perpecahan antar umat beragama. Selain itu, peristiwa pelaporan UAS juga menjadi sorotan. Pemaknaan yang dibangun adalah dari sisi aspek politis. Dari sisi ukuran kluster, percakapan yang membela posisi UAS lebih dominan ketimbang yang kontra. Ini terlihat juga dari peta hestek.

PENUTUP

Jika memperhatikan penonjolan terkait keyakinan masing-masing dari yang pro dan penekanan pada hidup berdampingan dengan umat dari keyakinan lain dari yang kontra terhadap isi video ceramah UAS, kedua hal ini tentu penting. Kebenaran sesuai keyakinan masing-masing pasti ada. Tatkala kita hidup berdampingan dengan umat dengan keyakinan lain, kehidupan harmonis juga penting untuk dijaga. Semoga kita dapat menjalankan keyakinan masing-masing tanpa terpecah belah dan selalu harmonis.