UPDATE SENTIMEN PUBLIK TERHADAP INDONESIA DI DEWAN PERDAMAIAN GAZA
Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza: Berkah diplomatik atau malah jebakan geopolitik?
Yuk, kita bedah gimana suara netizen dan media soal posisi RI yang lagi jadi pusat perhatian dunia ini. π
By DE (@ismailfahmi)
Pasca RI gabung Board of Peace (BoP), publik terbelah antara bangga dan curiga agenda AS. Meski Prabowo sudah konsolidasi bareng ormas Islam dan para diplomat di Istana, diskursus "anti-kolonialisme" tetap kencang.
Lantas, lewat kacamata apa kita membedah fenomena ini?
Kami memantau ribuan data dari X, FB, IG, hingga TikTok periode 26 Jan β 9 Feb 2026. Isunya jelas: Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza.
Sudah siap lihat rangkuman besar dari jutaan interaksi ini?
Total ada 51 ribu lebih sebutan di medsos. Media Online mayoritas positif (82,5%), tapi warga Medsos justru 78,5% negatif karena takut iuran 17T dan dominasi AS-Israel.
Terus, apa temuan paling mencolok dari data-data ini?
Media visual anggap ini taktik cerdas, tapi warga X sebut "jebakan AS". Menariknya, sikap tokoh ormas Islam mulai melunak pasca diundang ke Istana.
Tapi, apa alasan utama yang bikin publik masih skeptis?
Serangan Israel di Gaza pasca-BoP bikin publik marah dan anggap ini cuma "teater diplomasi". Plus, iuran Rp16,7 T dianggap pemborosan di tengah krisis ekonomi domestik.
Gimana respon para tokoh kunci?
Menlu Sugiono tegaskan dana BoP itu buat rekonstruksi, bukan iuran member. Sementara itu, MUI dan Muhammadiyah wanti-wanti soal hak veto Trump yang bikin BoP jadi kurang akuntabel.
Masih ada pendapat dari pakar dan aktivis lainnya?
Akademisi kritik visi Trump yang transaksional, dan Amnesty International khawatir ini bakal melemahkan PBB. Bagi Dino Patti Djalal, BoP adalah solusi satu-satunya saat ini.
Jadi, apa kesimpulan dari adu argumen para pakar ini?
RI terjebak di antara optimisme diplomasi pragmatis dan kecurigaan kolonialisme. Meski elite mulai satu suara, publik tetap menuntut opsi "fleksibilitas keluar" jika BoP melenceng.
Seberapa masif sih percakapan ini kalau kita lihat angkanya?
Ada total 58.515 mentions dengan interaksi mencapai 124,7 juta lebih di semua platform. Isu ini benar-benar menyedot perhatian rakyat Indonesia.
Kapan puncak obrolan ini meledak di media?
Puncak di X terjadi 1 Februari pasca serangan Israel di Gaza, sedangkan media online memuncak 4 Februari saat Prabowo kumpulkan diplomat di Istana.
Nah, gimana sih bentuk peta jaringan netizen yang lagi berdebat ini?
Inilah peta "perang" narasi di X. Cluster merah yang padat menunjukkan betapa riuhnya mention dan retweet antar akun soal posisi Indonesia di dewan perdamaian ini.
Siapa saja kelompok yang mengisi cluster-cluster tersebut?
Ada 4 kelompok: Media/Base, Publik Kritis (kritik budget), Publik Pendukung (strategi internal), dan Aktivis (isu sejarah). Tiap kelompok punya jagoan influencer sendiri.
Apa sentimen di tiap media sosial itu sama semua?
Media Online sangat positif (82%) dukung diplomasi bebas aktif. Sebaliknya, X membara dengan 80% negatif; netizen paling vokal soal isu iuran 17T dan keberpihakan ormas.
Gimana dengan warga Facebook dan Instagram?
Warga FB lebih kalem dan dukung (57,8%) demi ekonomi global. Di IG, 49,8% positif karena apresiasi langkah Prabowo yang minta masukan pakar sebelum ambil keputusan.
Lalu, apa kabar audiens di YouTube dan TikTok?
YouTube (65%) dan TikTok (76,9%) jadi basis pendukung terkuat. Prabowo dipuji sebagai ahli strategi yang mampu baca arah zaman lewat langkah berani di BoP ini.
Selain sentimen, emosi apa yang paling dominan muncul?
Publik penuh "Anticipation" (harapan) dan "Trust" pada Prabowo. Tapi muncul juga "Surprise" karena kaget RI masuk daftar pendiri bareng Israel.
Apa saja sih isu spesifik yang paling sering digoreng?
Paradoks serangan Israel saat BoP jalan, legitimasi ormas Islam pasca ke Istana, hingga ketegasan Menlu soal opsi Indonesia bisa mundur kapan saja.
Masih ada isu sensitif lainnya?
Netizen juga ribut soal iuran Rp16-17 Triliun, debat "Jebakan AS" vs "Strategi Internal", hingga absennya Palestina dalam struktur keanggotaan dewan.
Siapa nih akun-akun yang paling berpengaruh di jagat X?
Top influencer didominasi akun kritis seperti @koganenohikari, @ferizandra, hingga media @tempodotco. Mereka jadi motor penggerak diskusi paling berpengaruh.
Penasaran siapa saja profil lengkap akun-akun top ini?
Daftar ini adalah wajah-wajah di balik viralnya isu BoP di X. Dari aktivis hingga akun publik, mereka sukses bikin isu ini tetap hangat dibicarakan.
Gimana kalau di platform lain seperti Facebook?
Di Facebook, nama Jonru Ginting dan Update Nusantara memimpin interaksi paling banyak. Media seperti Detikcom dan Tempo juga tetap jadi referensi utama warga FB.
Kalau di Instagram, siapa yang paling banyak dapat like?
USS Feed, ahquote, hingga Greenpeace Indonesia jadi juaranya di IG. Visual yang menarik bikin isu kebijakan luar negeri ini jadi lebih mudah dikonsumsi anak muda.
Apa konten YouTube soal isu ini juga ramai ditonton?
Channel seperti Millenialzkece dan jaringan Tribun Network merajai pencarian YouTube. Video analisis kebijakan jadi tontonan favorit warga YouTube saat ini.
Nah, siapa nih penguasa konten singkat di TikTok?
Inilahcom dan Gerindra sangat kuat di TikTok, disusul Millenialzkece dan Akuratco. Narasi pendek dan padat sukses bikin kebijakan ini dapat dukungan masif di sana.
Terus, unggahan X mana sih yang paling banyak di-retweet?
Akun @Mythicalforest dan @koganenohikari viral lewat kritik keras soal pengkhianatan sejarah solidaritas Palestina. Tweet mereka jadi wadah tumpahan kekecewaan netizen.
Ada unggahan lain yang nggak kalah viral?
@BarcaaInside dan @erlanishere soroti soal RS Indonesia dan iuran 17T. Suara kritis mereka benar-benar menggema di linimasa netizen X.
Siapa lagi tokoh yang cuitannya paling banyak dibagi?
Mantan Wamenlu Dino Patti Djalal beri edukasi lewat video, tapi Roy Murtadho dan Denis Malhotra tetap pada posisi kritik tajam. Perdebatan yang sangat kaya perspektif!
Masih ada lagi dari akun-akun vokal lainnya?
Timeline dari @yaniarsim dan penolakan @kkmanti juga dapat ribuan interaksi. Publik benar-benar mengawasi setiap langkah diplomasi pemerintah.
Apa ada lagi set unggahan terakhir yang paling banyak di-share?
Kritik soal kehancuran RS Indonesia hingga narasi Kim Jong Un yang menolak Israel jadi sorotan tajam di cluster ini. Netizen nggak segan pakai narasi keras buat protes.
Kalau di Facebook, status mana nih yang paling disukai warga?
Jonru Ginting dan Update Nusantara jadi magnet interaksi di FB. Meskipun kritis, diskusi di FB terasa lebih personal soal harapan pada kepemimpinan baru.
Gimana dengan foto-foto viral di Instagram?
Postingan dari USS Feed soal Indonesia gabung BoP tembus 158 ribu likes! Narasi soal iuran 17T dari Greenpeace juga bikin heboh warga IG.
Isi video YouTube yang paling banyak ditonton apa ya?
Ratusan video pendek (Shorts) mendominasi, mulai dari info 16 ormas setuju BoP sampai pesan keras Gus Yahya. Visual singkat ternyata lebih efektif buat sebar info.
Terus, tren video di TikTok gimana perkembangannya?
Inilahcom dan BanggaIndonesia08 jadi motor utama di TikTok dengan jutaan views. Mereka sukses mengemas narasi "Strategi Cerdas" Prabowo dengan gaya kekinian.
Apa sih kata-kata yang paling sering muncul di obrolan ini?
Kata "BoP", "Peace", "Board", dan "NU" paling sering disebut. Ini nunjukin publik kaget karena RI bareng Israel di BoP, plus kritik buat dukungan NU di tengah serangan Gaza.
Tagar apa saja yang dipakai buat gerakin massa di X?
Hashtag #TempoPlus dan #Editorial kencang bahas "antek asing", sementara #FreePalestine fokus ke kemerdekaan. Muncul juga tagar titipan seperti #PengkhianatanJokowiLuhut.
Media mana nih yang paling rajin beritain isu ini?
Media mainstream seperti Antaranews, Liputan6, Kompas, hingga Tempo jadi yang terdepan. Isu dewan perdamaian ini memang jadi santapan utama ruang redaksi.
Apa fokus utama yang sering mereka angkat jadi berita?
Fokusnya jelas: Undangan Istana buat ormas Islam, pakar HI, dan diplomat buat bahas posisi RI. Dukungan tokoh seperti Dino Patti Djalal juga sering dikutip sebagai solusi.
Bisa lihat contoh nyata berita yang bernada positif?
Menlu Sugiono tegaskan koridor utama tetap kedaulatan Palestina. Gus Yahya (PBNU) juga dukung RI agar tetap ada suara yang bela Palestina di dalam dewan perdamaian tersebut.
Terakhir, gimana dengan contoh berita yang bernada negatif?
Dosen HI ingatkan potensi manipulasi Trump di BoP, sementara Ketua PBHI kritik keras iuran Rp17 T di saat ekonomi rakyat lagi sulit. Penutup yang bikin kita semua harus tetap kawal kebijakan ini!
Β Link: https://x.com/DroneEmpritOffc/status/2021858045438169357Β