Oleh: Windo W.

Kemarin, 26 Januari 2019, bertempat di Padepokan Pencak Silat Taman Mini berlangsung deklarasi dukungan alumni perguruan tinggi se-Indonesia (APTSI) untuk Prabowo-Sandi (paslon 02).

Drone Emprit (DE) memantau pemberitaan dan percakapan tentang deklarasi ini. Untuk memperoleh data di kanal pemberitaan dan di kanal percakapan (khususnya media sosial Twitter), DE menggunakan kata kunci: alumni perguruan tinggi, ditambah kata kunci filter: Prabowo. Setting waktu pemantauan dari tanggal 23 hingga sore hari ini, tanggal 27 Januari. Tujuannya, untuk melihat seperti apa tren pemberitaan dan percakapan sebelum, saat dan setelah deklarasi. Selain itu, juga dilihat peta percakapan dan narasi yang muncul, yang nanti khususnya narasi yang muncul tersebut dibandingkan dengan pola narasi yang muncul tentang deklarasi dukungan alumni UI dan perguruan tinggi lainnya untuk paslon 01 pada 12 Januari lalu di GBK, yang sudah DE pantau dan tulis sebelumnya (Lihat: https://pers.droneemprit.id/deklarasi-dukungan-alumni-ui-ke-paslon-01-genuine-vs-semu/).

DATA

Volume & Tren Pemberitaan dan Percakapan

Total volume berdasarkan jumlah mention dalam rentang waktu pemantauan, yakni 17,478 di media sosial Twitter dan 274 di media online.

Sebelum deklarasi dukungan, pemberitaan tentang bakal adanya deklarasi APTSI untuk paslon 02 belum ramai atau tidak banyak muncul. Cenderung sangat sedikit. Pemberitaan mulai tinggi saat deklarasi berlangsung, yakni pada 26 Januari. Hari berikutnya, tanggal 27, tren pemberitaan sudah menurun.

Dari periode berdasarkan jam pemberitaan, pemberitaan ramai muncul saat deklarasi maupun setelah deklarasi. Media yang memuat pemberitaan beragam, dari media mainstream, seperti detik.com, republika.com atau kumparan.com, hingga media alternatif, seperti seruji.co.id, rmol.com dll.

Seperti halnya di kanal pemberitaan, di kanal percakapan, perbincangan tentang bakal adanya deklarasi APTSI juga tidak ramai muncul pada hari sebelum deklarasi. Pada hari deklarasi, perbincangan mulai tinggi. Perbincangan paling ramai terjadi pada saat setelah deklarasi dilaksanakan pada sore harinya.  

Topik-Topik Pemberitaan

Sorotan pemberitaan atas acara deklarasi dukungan APTSI untuk paslon 02 kemarin  di antaranya tentang dukungan alumni perguruan tinggi untuk Prabowo-Sandi, ucapan Rocky Gerung yang akan mengkritik Prabowo setelah 12 menit dilantik, sindirian Amien Rais terhadap pelacur intelektual dan orang kampus yang membantu kezaliman, komitmen Prabowo untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi, kritikan Prabowo terhadap menteri keuangan yang disebut sebagai menteri pencetak uang, hingga Jokowi yang cocok jadi kepala keluarga, tapi tidak sebagai kepala negara.

Peta Percakapan

Perbincangan tentang deklarasi kemarin diwarnai oleh pendukung 02. Pendukung paslon 01 tidak terlalu tampak muncul kecuali satu dua akun saja. Ini seperti terlihat dari akun-akun yang aktif dalam perbincangan dan di peta SNA. Ini berbeda dengan pemantauan DE sebelumnya tentang deklarasi dukungan dari alumni UI dan perguruan tinggi lainnya untuk paslon 01 di mana percakapan melibatkan dua kubu dalam jumlah yang hampir sama besar (bisa dilhat pada https://pers.droneemprit.id/deklarasi-dukungan-alumni-ui-ke-paslon-01-genuine-vs-semu/).

Narasi

Seperti disampaikan di bagian sebelumnya, perbincangan tentang deklarasi kemarin diwarnai oleh pendukung kubu 02. Sedangkan pendukung kubu 01 tampak tidak memberikan respons kecuali dari satu dua akun saja. Walau begitu, kita juga dapat mengintip narasi apa yang dimunculkan oleh pendukung paslon 01 atas deklarasi kemarin.  

Narasi yang dimunculkan oleh pendukung paslon 02 dari deklarasi kemarin di antaranya Prabowo taat hukum dan administrasi.

@CakKhum : Pak Prabowo membacakan nama-nama alumni perguruan tinggi yang mendukung Prabowo-Sandi, tapi UI tidak dibacakan karena belum tanda tangan, setelah wakil alumni UI tanda tangan baru dibacakan. 😂😂 Pak Prabowo menunjukkan taat administrasi dan hukum. Pak Jae #WesWayaheMulihSolo https://t.co/izzKP27IDC.27/Jan/2019 00:49 WIB

Kemudian juga narasi tentang dukungan yang besar untuk Prabowo-Sandi dari masyarakat terpelajar/terdidik (alumni perguruan tinggi).

@CakKhum : Pecah!!! Suasana Deklarasi APTSI (Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia) for Prabowo-Sandi di TMII. #WesWayaheMulihSolo https://t.co/EGHxliquTJ
26/Jan/2019 15:30 WIB
@Ochi_Oc09 : Wow lagi2 Pecaaah...!!! Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia Deklarasi Dukung @prabowo @sandiuno Sabtu 26-01-19 Di Gedung Padepokan Pencak Silat TMII, Jkt #Prabowo Disambut Lagu Maju Tak Gentar & Pekikan "PRABWO PRESIDEN". https://t.co/FzJKZB55F5 #SayaBanggaPilihPrabowo https://t.co/b3tzqYeGHh
26/Jan/2019 17:36 WIB
@MSApunya : TUMPAH RUAH WAH.....!!!😍 Deklarasi Nasional Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia untuk Pemenangan Prabowo-Sandi Sabtu, 26 Januari 2019 *Gedung Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta #SayaBanggaPilihPrabowo #2019PrabowoPresidenRI https://t.co/UBZIC2Ct5B
26/Jan/2019 16:09 WIB
@Asmara_1701 : PECAH ....ketika 👇👇 Pak @prabowo berpidato didepan ribuan pendukungnya 👌😎 Deklarasi Nasional Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia Untuk Pemenangan Prabowo-Sandi. KEREN 👌 . #SayaBanggaPilihPrabowo https://t.co/sP9RvpYM9x
26/Jan/2019 19:33 WIB

Ada pula narasi tentang Prabowo-Sandi adalah pemimpin yang benar, cerdas dan adil.

@marierteman : dgn dukungan segenap Alumni Perguruan Tinggi Indonesia, Prabowo & Sandiaga Uno berkomitmen ..... memimpin dgn akal sehat, utk membangun #IndonesiaAdilMakmur bagi segenap suku bangsa, agama, ras, dan golongan, sehingga bisa membuat #IndonesiaMenang ! Credit Photo: ARP🇮🇩 https://t.co/g8A7XqMUjg
26/Jan/2019 18:37 WIB

Juga ada  narasi tentang dukungan alumni perguruan tinggi se-Indonesia untuk paslon 02 bukan rekayasa, melainkan asli (genuine) (yang dipertentangkan dengan dukungan alumni perguruan tinggi untuk paslon 01 yang berlangsung beberapa waktu lalu).

@AkunTofa : Di saat yg lain bayar massa untuk hadir. Bahkan disupply kaos seragam, maka Massa Deklarasi Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia (APTSI) kepada Prabowo Sandi di TMII hari ini jelas insan2 keren, bikin baju sendiri, gak ada yg pakai kaos double, apalagi gendong anak sewaan. https://t.co/4mPEz33m4t
26/Jan/2019 12:36 WIB
@maspiyuuu : Deklarasi Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia mendukung Prabowo Sandi siang ini di TMII Jakarta. Alumni 110 Perguruan Tinggi dr komunitas alumni Unsyiah Aceh hingga alumni Universitas Cendrawasih.. Btw, Tidak ada UI Cibitung, tidak ada yg abal2 https://t.co/8a9h7KAEF2 https://t.co/Y6D4MKX3Hz
26/Jan/2019 16:00 WIB
@putrabanten80 : Woww...Penuh Sesak...Deklarasi Nasional Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia Untuk Pemenangan Prabowo-Sandi Ini Bukan Alumni Abal-Abal, Apa Lagi Alumni UI Cabang Cibitung. #SayaBanggaPilihPrabowo https://t.co/xWFGIB0bLR
26/Jan/2019 16:34 WIB
@Charlespambers : THe REAL... BUKAN ALUMNI CIBITUNG JURUSAN KELAPA SAWIT. Deklarasi Nasional Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia Mendukung PRABOWO SANDI. Gedung Padepokan Pencak Silat TMII Jakarta, 26 Jan 2019 #INDONESIAMENANG https://t.co/h1zmLsEj5M
26/Jan/2019 19:23 WIB

Sementara dari pendukung 01, narasi yang muncul terkait deklarasi dukungan APTSI untuk paslon 02 kemarin adalah sumber hoaks, latah dan pendukungnya itu-itu saja.  

@RizmaWidiono  : Alumni Perguruan Tinggi se-Indonesia Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi HaHaHaHa Gak tanggung2 langsung Alumni se-Indonesia. Alumni UI juga lewat. Ujung2 nya Hoax lg gak nih.? Knp gak sekalian saja alumni perguruan tinggi se-Akhirat dukung prabowo-Sandi 🙈 https://t.co/wixYT149If
26/Jan/2019 22:24 WIB
@triwul82  :  Ikutan latah, setelah niru cukur bareng skr alumni kampret ikut2an deklarasi, yg konyol pesertanya itu2 saja kumpulan bani hoax https://t.co/Btm0hrcnAi Capres Prabowo Subianto menghadiri deklarasi nasional alumni perguruan tinggi seluruh Indonesia untuk pemenangan Prabosan
26/Jan/2019 17:02 WIB

ANALISIS

Sebelumnya, DE sudah memuat tulisan tentang deklarasi dukungan alumni UI dan perguruan tinggi Indonesia lainnya untuk paslon 01 yang berlangsung di GBK pada 12 Januari lalu.

Pendukung paslon 01 membangun narasi melalui peristiwa deklarasi tersebut yakni Jokowi mendapat dukungan besar dari kelas masyarakat terdidik dan dukungan tersebut merupakan sesuatu yang bersifat genuine/asli. Konstruksi narasi tersebut dibangun melalui frasa atau diksi seperti “orang pintar”, “orang cerdas”, “ribuan alumni”, “keren”, “berinisiatif berkumpul”, “subhanAllah…tak terbendung”, “peserta membludak” dan sebagainya. Tulisannya lengkapnya dapat dilihat di: https://pers.droneemprit.id/deklarasi-dukungan-alumni-ui-ke-paslon-01-genuine-vs-semu/

Pola yang tak jauh berbeda, kita lihat juga sebetulnya dari pendukung paslon 02. Narasi yang dibangun melalui peristiwa deklarasi kemarin yakni Prabowo mendapat dukungan besar dari kalangan masyarakat terdidik dan dukungan tersebut bersifat asli, tidak datang karena paksaan atau bayaran (yang dikontraskan dengan deklarasi dukungan atas paslon 01 dari alumni PT pada 12 Januari lalu).

Konstruksi narasi tersebut dibangun melalui kalimat, frasa atau pilihan kata dari para pendukung paslon 02 seperti “ALUMNI Perguruan Tinggi Dukung PS”, “WAWW KALO PARA KAUM INTLEKTUAL UDAH BEGINI”, “di hadapan ribuan pendukung”, “Pecah!!!” “TUMPAH RUAH WAH.....!!!” THe REAL...BUKAN ALUMNI CIBITUNG JURUSAN KELAPA SAWIT. Ini Bukan Alumni Abal-Abal,” “Di saat yg lain bayar massa untuk hadir“ dan sebagainya.

Jadi, deklarasi untuk paslon 02 kemarin, dan juga deklarasi dukungan untuk paslon 01 pada 12 Januari lalu, ada upaya yang sama sebetulnya dari kedua pendukung untuk memproduksi narasi tentang jagoan mereka yakni diterima/didukung oleh kelas masyarakat terdidik. Sembari tentu, mendelegitimasi/melemahkan/menjatuhkan posisi lawan.

Apabila pada deklarasi dukungan alumni perguruan tinggi untuk paslon 01 pada beberapa waktu lalu, pendukung paslon 02 melemahkan/menyerang/menjatuhkan legitimasi paslon 01 dengan frasa-frasa seperti “mengatasnamakan atau klaim”, “Alumni UI impor”, “diragukan ke-UI-annya”, seperti pakai label Alumni UI”, pada deklarasi dukungan alumni perguruan tinggi untuk paslon 02 kemarin, pendukung paslon 01 melemahkan legitimasi paslon 02 dengan frasa seperti "sumber hoaks", "latah", dan "pendukungnya itu-itu saja".

Lalu, siapakah yang lebih kuat mendapatkan pengakuan dari kalangan masyarakat terpelajar/terdidik di antara kedua paslon ini? Kita belum bisa jawab saat ini. Dari segi tren, toh kedua deklarasi dukungan atas nama alumni perguruan tinggi tersebut baik untuk paslon 01 maupun 02 tidak memperlihatkan gema yang panjang.  

Debat capres-cawapres masih tersisa beberapa kali lagi. Ini momen sekaligus kesempatan emas untuk paslon 01 atau 02 menyampaikan dan membuktikan diri bahwa di antara mereka ada yang lebih layak memperoleh dukungan dari masyarakat terpelajar (dan juga masyarakat Indonesia pada umumnya) ketimbang kompetitornya.  

CLOSING  

Berebut dukungan dari kelas masyarakat terdidik/terpelajar tentu sangat penting untuk kedua paslon. Ini karena dukungan tersebut menciptakan symbolic capital berupa legitimasi bagi kedua paslon untuk bertarung menggaet suara pemilih pada 17 April mendatang. Mari kita tunggu siapa yang betul-betul mendapatkan pengakuan dan suara dari "masyarakat terdidik"…ataukah justru, kedua-duanya tidak mendapatkan hal itu?